Postingan

Tahun Penuh Kesepian

Gambar
Cobalah untuk menikmati malam yang sunyi sepi sendirian. Dan siang penuh riuh rendah kamu gunakan untuk tidur. Agar siang malam hanya bersama dirimu saja.  Apa yang berbeda? Keriuhan diluar sana tidak dapat mengobati kesepian dalam dirimu. Persoalan demi persoalan dilimpahkan pada dirimu, seakan semua jawaban ada dalam dirimu. Walau kenyataannya dirimu tak memiliki apa-apa dan lebih baik seperti itu. Tetap bersikukuh menuntut kemapanan tanpa pernah mencapainya. Ibarat kumbang yang bermimpi mencapai rembulan.  Tahun berlalu begitu saja seperti gaji guru honorer yang hanya cukup untuk makan dan minum seorang diri. Tanpa peduli investasi, tanpa peduli ekspektasi. Jauh dari kehidupan glamour megapolitan dengan segala akses memuaskan hasrat hingga kebahagiaan. Sementara bahagia yang tak kau pahami hanyalah semu dan berlalu. Aku adalah kamu yang setiap malam merundung dalam gelap dan sepinya. Hingga akhirnya terlelap dalam kenyataan yang menyakitkan. Berjalan sendirian t...

Kematian Jiwa

Gambar
Daun-daun itu berguguran. Meranggas diantara paceklik krisis berkepanjangan. Satu persatu gugur ke tanah atau terbang kalang kabutan ditiup angin. Sementara musim tak kunjung berganti dan harap cemas meminta musim semi segera kembali. Pohon itu berdaunkan harapan, cita dan mimpi setiap remaja yang bercita-cita menjadi hidup diantara kematian yang tak banyak dikabarkan. Kematian jiwa. Begitu banyak harapan terkumpul di langit, sehingga yang sering kali jatuh bukanlah air yang menyegarkan namun pupus harapan yang lumrah terdengar di telinga anak-anak usia belia. Sebagian mereka mati tertindih kejamnya realita hidup yang mengharuskannya dikubur hidup-hidup untuk menghidupi pohon yang hampir mati. Sebagian mereka bertahan bersama sekawanan kunang-kunang yang berikan redup terang indah meski itu hanya sesaat. Pukul telah menandakan mentari mulai tampakan sinar dan mereka terbangun dari mimpi. Tanpa ampun, terangnya menyilaukan mata-mata muda belia dengan jutaan mimpi yang di jua...

Desember Jangan Menangis

Gambar
Membuka Desember. Bulan penghujung di setiap tahun. Hujan-hujan membasahi sudut desa dan kota, bersama kenangan yang tumbuh berkembang bersamanya. Paceklik masih berkepanjangan disetiap jiwa-jiwa yang diisi oleh kekosongan. Menuju pagi pertama, sebelum akhirnya terbesit keinginan untuk menulis dan memilih untuk tetap terjaga hingga hadir di suatu malam tanpa kata, tanpa penjelasan, hanya berhias tatap kosong dan air mata kepasrahan. Mengaisi kembali kenangan dan luka serta canda tawa semu yang menghiasi kehidupan. Jika mencari neraka, inilah yang kau cari. Sebuah jalan panjang penuh kehampaan dan kebimbangan, tanpa siapa-siapa, hanya aku dan diriku yang mengerti. Pertanyaan pertama muncul dari sekuntum entah dan menyebar bagai spora pada setiap alam bayang. "Akankah hari-hari akan terus seperti ini? Menjadi miskin dengan segala fasilitas yang ada? Menjadi sepi di setiap keramaian yang ada? Cita-cita? Masihkah ada? Harapan?".  Kemudian di setiap gang menuju ujung c...

Mimpi Buruk Seekor Kucing

Gambar
Malam menjelang pagi, mimpi buruk itu mengusik kucing diantara sofa dan gelap yang masih menaungi. Terlihat sebuah angan terbang melayang bersama bangkitnya kesadaran untuk sekedar menulis gelisah yang kian hari kian menjadi. Sebelumnya ini bukanlah kata-kata putus asa atau bebalnya telinga mendengar semangat yang kerap terucap dari orang-orang tertentu.  Perkara ini adalah kepasrahan akan tenggelamnya sebuah insan pada sebuah keadaan yang memaksanya melacurkan diri pada sebuah formalitas yang bukan dirinya. Tentang waktu yang berulang tanpa ujung dan detik demi detiknya hanya akan berujung pada penantian akan maut. Hari demi hari dilewati denga kosong. Keinginan hidup bersama mesti melewati jalan panjang penuh omong kosong, sementara ketulusan akan bersandar di pojok ruang gelap dan diabaikan. Ini tahun 2021, beberapa tahun kedepan dunia semakin terkontrol oleh sebuah sistem yang mau tidak mau, suka tidak suka akan membawamu pada kesadaran untuk tunduk dan menurut. Hal...

Han Farhani - Kota dalam Kepalaku (Lirik + Chord)

Gambar
Em Nancy Am                                             Em Kau tahu bagaimana kota dalam kepalaku B                    Am Ia lahir dari laju zaman B Ketika aku mencumbumu Em                                                         C Persetubuhan kita dibawah mercuri taman kota Am                                                            Em Celana dalam mu yang tersangkut pohon rimbun Am                                        ...

Hujan Masih Air, Belum Darah!

Gambar
Seperti hari yang panjang, dilalui dengan pahitnya kehidupan. Tawa canda yang nyatanya palsu adanya atau sedih susah yang nyatanya tak seberapa.  Sebuah kopi untuk melarung kemalasan atau rasa enggan untuk duduk berdua. Tidak menutup kemungkinan akan ada kawan yang datang dan ikut duduk bersama. Janganlah risau atau terganggu karena realita kehidupan cukup mengganggu fantasi kita tentang kehidupan yang lebih baik. Untuk tuan puan kisanak yang duduk jauh di seberang. Untuk setiap mulut yang tak memiliki keinginan untuk berucap tat kala seorang insan duduk menangis di sebelah jembatan yang memisahkan kota kita. Sedangkan para tukang becak tidur terlelap diantara kota kecil yang semakin gemerlap. Sebuah tatapan kosong datang di suatu malam bulan tujuh belas. Mencari kursi dan berbincang bersama teman. Perbincangan selepas hujan segera dimulai. Alasan keterlambatan menjadi prolog dari sebuah diskusi berkepanjangan. "Hujan masih air, belum darah", sahut seorang ketika ...

Tuan Sendiri - Penantian (Chord + Lirik)

Gambar
 Tuan Sendiri merupakan project solo yang karya-karyanya bisa dinikmati di berbagai platform digital seperti Spotify, Apple Music, Deezer, Joox hingga Youtube Musik. Alunan gitar akustik yang menenangkan juga sentuhan lirik puitis dan pilihan chord yang pas di setiap lagunya menjadikan lagu-lagunya nyaman di dengar di berbagai situasi. Kali ini saya akan memberi chord dari lagu Penantian yang liriknya diciptakan oleh Taufiq Ramdan, dibawakan langsung di "Garamerica Kita?" dan videonya dipublikasikan pada 24 Nopember 2019 . Sebelum menuju pada chord dan liriknya saya sebagai penulis mohon maaf jika banyak dari chord yang kurang pas berhubung pendengaran saya sedikit berkurang beberapa tahun belakangan ini.  Original Do = A  Capo on Fret 2 (Do = G) Intro: GMaj7 D7                 GMaj7       Am7       D7         ...