Sajak Kritis dalam Krisis | Aksi Kamisan Kediri ke 56
Dan kini Setelah beberapa kali rezim berganti Riuh redam semarak pesta yang katanya demokrasi Berulang kali terdengar omong kosong dan janji-janji Berakhir menjadi bualan dalam laci pemimpin negeri Setengah abad lebih umur Indonesia Menuju seabad arah pembangunan kian tak tertata Melenceng jauh dari cita-cita pendahulu bangsa Alih-alih menjadi beban hidup rakyatnya Alur demokrasi kian semrawut Sementara rakyat dipaksa menjadi domba penurut Di setiap sudut gerakan dibuat takut Oleh para anjing pemerintahan yang bersujud pada uang dan isi kancut Disana Supriyadi menunjuk kita Isyaratkan khianat janji tak boleh dibiarkan begitu saja Bahwa wujud bela tanah air tidak hanya angkat senjata lawan penjajah Bukan pula sekedar teriakan jargona harga mati Indonesia Melainkan memulai pemberontakan pada sistem oligarki yang kian hari kian meraja Nampak merah gereja kian memudar Diwarna berkali-kali hanya buang anggaran Karena merah pada nyali telah mati Dirajam ketakutan pada hukum yang ...